Boomlift – Scissorlift, Apa Bedanya?
Boomlift – Scissorlift, Apa Bedanya?

Boomlift – Scissorlift, Apa Bedanya?

Mau sewa Boomlift – Scissorlift – Manlift? Ketahui dulu penggunaan dan kebutuhannya

Penggunaan alat untuk pekerja di ketinggian mngkin masih terdengar asing di kalangan masyarakat kita karena kebutuhan dan penggunaan masih belum populer. Para kontraktor lebih banyak menggunakan scaffolding ketika bekerja di ketinggian. Namun, seiring dengan pesatnya pembangunan infrastruktur di Indonesia, kehadiran alat-alat angkat yang disebut Aerial Work Platform (AWP) atau boomlift ini mulai menggusur penggunaan scaffolding pada berbagai proyek konstruksi.

Hal ini sejalan dengan upaya Pemerintah yang menekankan pentingnya keselamatan dalam pengerjaan proyek-proyek infrastruktur. Pemakaian boomlift di Indonesia menjadi semakin meningkat. Jika dibandingkan dengan negara seperti Singapura di mana penggunaan alat angkat ini sudah populer.

Bahkan boomlift – scissorlift wajib digunakan untuk pekerjaan dengan ketinggian di atas 5 meter, termasuk memperbaiki atap gedung atau pabrik saja harus menggunakan AWP. Pertimbangan utama mengapa menggunakan boomlift – scissorlift adalah safety. Selain aman, menggunakan booomlift juga jauh lebih efsien dan efektif karena proses mobilisasinya mudah dan cepat. Pengguna tidak perlu menunggu waktu lama untuk menggunakan alat angkat ini karena proses instalasinya cepat dan bisa langsung beroperasi di lokasi kerja.

Aerial Work Platform terdiri dari tiga kategori.

Kategori pertama
adalah personnel lift, yakni AWP yang digunakan untuk mengangkat satu orang saja atau sekitar 136 kg. Alat ini merupakan tipe paling ekonomis, berpostur kecil dan hanya mampu mengangkat satu orang pekerja. Alat angkat ini bisa dilipat dan didorong seperti troli ketika hendak berpindah lokasi. Dari segi tempat, keunggulan personnel lift adalah bisa digunakan di ruangan yang kecil. Bobotnya juga ringan, yaitu sekitar 500 kg.Dengan bobot ringan, portur kecil dan ketinggian maksimal (working high) 14 m, alat ini bisa mencapai sudut-sudut sempit. Tidak heran alat ini banyak digunakan untuk pekerjaan-pekerjaan indoor.

Personnel lift biasanya dimiliki oleh pemilik gedung bertingkat yang melakukan servis rutin, yang bisa bekerja dari lantai ke lantai dengan mudah karena bobotnya hanya 500 kg. Aplikasi lainnya adalah di warehouse, gudang dan pabrik. Mesin ini juga bisa masuk ke lift dan bisa diangkut menggunakan pick up, bukan menggunakan trailer, seperti model yang lebih besar. Dari segi safety, personnel lift tidak kalah dengan model lain. Cuma kapasitas angkatnya tidak lebih dari 136 kg dan tidak full electric.

Pergerakan maju mundurnya dilakukan secara manual, alias didorong seperti troli. Saat operasi unit ini menggunakan outrigger supaya stabil. Untuk memastikan posisinya aman, alat ini dilengkapi dengan waterpass. Operator dapat memantau kondisinya via waterpass itu. Personnel lift sebetulnya terdiri dari dua model, yakni tipe AC (colok kabel) dan DC (pergunakan bateri). Tipe DC jelas lebih praktis, tetapi pastikan baterinya selalu terisi sehingga mesin selalu ready saat dibutuhkan.

Kategori Kedua
Kategori AWP yang kedua adalah scissor lift. Dari segi kapasitas dan ukuran, scissor lift tergolong tipe menengah. Kapasitasnya dari 350 kg sampai 227 kg. AWP yang satu ini dapat mengangkat hingga empat orang atau tiga orang dengan bobot yang berat atau empat orang dengan bobot yang lebih ringan. Jangkauan maksimal sama dengan personnel lift, maksimal 14 meter. Tapi, berbeda dengan personnel lift, scissor lift sudah full electric. Semua pergerakannya sudah full electric yang dikendalikan dengan joystick.

Salah satu keunggulan scissor lift Genie ketika sudah berada pada posisi di atas, platform-nya bisa maju satu meter, jika memang ada pekerjaan yang agak menjorok ke depan. Bobot scissor lift Genie bisa sampai 4 ton, sehingga untuk mobilisasi, alat ini diangkat dengan forklift untuk dinaikkan ke atas truk. Sedangkan pemakaian scissor lift, biasanya untuk pekerjaan-pekerjan semi indoor. Artinya bisa dipakai di dalam ruangan juga di luar ruang asalkan tidak terlalu tinggi.

Kategori ketiga
adalah boom lift, dengan berbagai varian. Dari segi ukuran, AWP ini merupakan tipe yang terbesar. Alat-alat ini menggunakan roda plus outrigger pada saat beroperasi. Tinggi jangkauannya bisa sampai di atas 20 meter, bahkan sampai 40 meter – tergantung modelnya, dan paling rendah 14 meter. Boom lift terbagi menjadi dua, yakni telescopic (stick boom) dan articulated. Articulated boom lift bentuknya menekuk patah atau disebut juga tipe Z. Alat ini bisa mencapai ketinggian dan menjangkau sudut-sudut sempit. Boom lift jenis ini bisa menggunakan bateri dan diesel. Sementara stick boom atau telescopic bentunya seperti antene, menjulur ke atas, lurus.

Salah satu keunggulannya adalah jangkauan horizontal lift yang lebih jauh. Ketinggian maksimal 40 meter, sedangkan kapasitas maksimal 227 kg. Alat ini tidak perlu menggunakan outrigger lagi karena sudah dipasang counter-balance (pemberat). Selain itu, telescopic bisa berjalan ketika para pekerja sudah sudah berada di atas. Namun, direkomendasikan ketinggiannya saat berjalan setengah dari ketinggian yang mau dicapai. Yang perlu diwaspadai adalah angin dan stabilias fondasi atau tumpulan alat.

Model ini tergolong tipe yang paling komplit karena bisa bergerak ke segala arah. Sebagaimana unit yang lainnya, alat ini dikendalikan dari Teknologi sensor platform. Bobotnya dari 7 ton hingga 20 ton. Genie merupakan pioneer untuk boomlift. Pabrikan ini sudah dan akan terus mengembangkan berbagai inovasi dalam industri ini.

Dia mencontohkan teknologi sensor yang membantu melacak bobot muatan. Artinya, kalau berat muatan melebihi batas (overweight), produk-produk Genie hanya naik sesuai kemampuannya. Dia mencontohkan scissor lift, yang bisa naik maksimal 14 meter kalau berat beban maksimal 350 kg. Tetapi jika muatannya sampai 400 kg, scissor lift ini tetap naik, namun ketinggiannya sampai batas yang dinilai aman oleh sensor-sensor yang dipasang pada alat angkat itu.

Selain ketersediaan suku cadang, tim teknis yang terampil untuk mendukung bisnis para customer selalu di persiapkan. Diperkuat lagi oleh fakta bahwa Genie merupakan pionir di industri ini dan populasinya di Indonesia sudah banyak. “Kalau populasi unit sudah banyak, itu berarti produkproduk Genie sudah familiar, termasuk dalam urusan suku cadang, ketersediaannya sudah banyak, terutama yang fast moving.

Bagikan...