Prinsip Kerja pada Tower Crane

prinsip kerja tower crane

Bagamainakah Cara Kerja dari Tower Crane ?

dutasaranarental.com Tower Crane digerakkan dengan mesin yang dipasang dekat dengan struktur bangunan. Penempatan tower crane disesuaikan tingginya dengan bangunan tersebut. Selain itu dalam memasang tower crane diperlukan rancangan secara matang termasuk memastikan kondisi lapangan hingga struktur bangunan, hal tersebut bertujuan untuk menghindari kecelakaan kerja crane. Kemudian, pemasangan tower crane ini juga dipengaruhi jarak diantara crane yang akan dipakai. Dengan begitu, efektivitas jangkauan area di lokasi proyek juga akan lebih maksimal.

Jika dilihat dari fungsinya Tower crane yang digunakan dalam pekerjaan konstruksi bangunan bertingkat pada umumnya digunakan untuk  pekerjaan pengangkatan tulangan, pekerjaan pengecoran, pengangkatan bekisting, pengangkatan dinding precast, pasir, batu bata, atap rangka baja, unit-unit elektrikal dan mekanikal.

Pada prinsipnya, tower crane merupakan pesawat pengangkat dan pengangkut yang memiliki mekanisme gerakan yang cukup lengkap yakni : kemampuan mengangkat muatan (lifting) menggeser (trolleying), menahannya tetap di atas bila diperlukan dan membawa muatan ke tempat yang ditentukan (slewing dan travelling). Operasi kerja yang identik dan muatan yang seragam yang diangkutnya, memungkinkan fasilitas transport dilakukan secara otomatis. Bukan hanya untuk memindahkan, melainkan juga untuk proses bongkar muatan. Tower crane mampu menjangkau tempat yang jauh, mempunyai kapasitas angkut yang besar, dan dapat diatur mengikuti ketinggian bangunan. Yang perlu diperhatikan dalam pemilihan dan penempatan tower crane haruslah tepat agar dapat mengangkut material secara maksimal dan menjangkau seluruh wilayah proyek  2-3 dengan menggunakan panjang lengan (jib length).

Ada 3 mekanisme kerja pada Tower Crane, berikut uraiannya :
 
a. Mekanisme Pengangkat (hoisting mechanisme).
Yang pertama yaitu mekanisme pengangkat atau menurunkan beban yang dikehendaki. Cara kerja mekanisme pengangkat pada crane ini adalah ; motor penggerak menggerakkan atau memutar drum penggulung kabel baja yang bekerja menarik atau mengulur kabel baja. Kemudian dari drum penggulung tersebut diteruskan kesistem puli. Setelah itu kabel baja tersebut pada ujungnya dipasang kait, yang fungsinya untuk menaruh muatan yang akan dipindahkan. Apabila mau melakukan pengangkatan atau penurunan muatan maka kita tinggal menghidupkan motor penggerak yang akan memutar drum penggulung kabel baja tersebut.
b. Mekanisme Penjalan (traveling mechanisme).
 Yang kedua yaitu mekanisme Penjalan yang digunakan untuk memindahkan muatan (beban) sepanjang lengan crane (pengangkat) secara horizontal. Cara kerja mekanisme gerak berjalan (trolley) pada tower crane adalah motor penggerak yang terhubung dengan lengan drum penggulung kabel baja pada mekanisme berjalan yang bekerja menarik atau mengulur kabel baja yang dihubungkan dengan sistem puli yang pada ujung kabel baja tersebut disambungkan dengan trolley yang dapat bergerak sepanjang lengan pengangkat tersebut.
c. Mekanisme Pemutar (slewing mechanisme).
Dan yang terakhir mekanisme pemutar digunakan untuk memindahkan beban sejauh radius lengan pengangkatannya.Cara kerja mekanisme pemutar adalah motor penggerak pada mekanisme pemutar yang dihubungkan dengan sistem roda gigi yang tujuannya untuk menurunkan putaran yang dihasilkan dari motor penggerak. Dari putaran yang masih tinggi dari motor penggerak menjadi putaran yang diinginkan (direncanakan). Roda gigi tersebut dihubungkan dengan meja putar yang ada pada bagian sambungan antara menara atau tiang utama dengan lengan, maka kita tinggal menghidupkan motor penggerak yang akan memutar roda gigi tersebut.