Penggunaan Power Shovel dengan Tepat

Bagaimana cara menggunakan shovel dengan tepat?

 

dutasaranarental.com- Dalam menempatkan Power Shovel pada area pekerjaan ada bermacam-macam, tergantung dari kondisi lapangan dan apa tujuan dari pekerjaan tersebut. Apabila tempat kerja telah tersedia maka tidak diperlukan lagi pembuatan akses jalan masuk dan ke tempat kerja awal. Apabila tempat yang akan digali masih merupakan daerah yang datar, maka perlu dibuat terlebih dahulu sebuah jalan masuk dan tempa kerja awal yang bebentuk lereng landai. Pembuatan tersebut dapat dilakukan menggunakan alat itu sendiri, atau juga bisa menggunakan Buldozer. Ketika tiba di area kerja harus diletakkan dengan  sedemikian rupa sehingga gerakannya efisien dan cukup tempat untuk alat-alat angkut yang mendekat kesitu.

Pada umumnya semakin keras jenis material yang digali semakin kecil ukuran skop yang harud dipakai, tetapi gigi-gigi pada skop tersebut harus terbuat dari baja mangan (manganese steel) Fe2MgO3, cara penggaliannya tergantung pada cara menggerakkan lengan sekop tersebut. Produktivitas Power Shovel tergantung dari:

a. Keadaan material (keras, lunak)
b. Kondisi lapangan, misalnya tinggi lereng yang digali.
c. Efisiensi alat muat dan alat angkut, serta keserasian ukuran ke dua alat tersebut.
d. Pengalaman operator yang menanganinya.

Beberapa fungsi dalam penggunaan Power Shovel tersebut diantaranya adalah :

1. Sebagai Alat Gali : Penggunaan Power Shovel sebagai alat gali adalah sebagai berikut :

  •  Membuat tanggul (embankment digging)
  • Menggali secara datar (digging on horizontal plane)
  •  Membuat lereng (dressing slopes)
  • Menggali ke arah daerah yang lebih rendah (digging below grade)
  • Membuat parit (digging shallow trench)

2. Sebagai Alat Muat : Penggunaan Power Shovel sebagai alat muat adalah :

  • Memuat ke alat angkut (loading haul units)
  • Membuang material ke samping (side casting)
  • Menimbun ke atas tumpukan material (dumping onto spoil banks)
  • Menimbun ke dalam “hopper” (dumping into hoppers)