Hydraulic Pump

Fungsi dan Jenis dari Hydraulic Pump

 

Hydraulic Pump

 

dutasaranarental.com- Hydraulic Pump prinsip operasinya sering disebut dengan Displacement yang dimana zat cair atau fluida diambil dan dipindahkan ketempat lain. Semua pompa menimbulkan aliran ( flow ). Sedangkan yang dimaksud dengan Displacement adalah volume zat cair yang dipindahkan tiap putaran dari pompa, jadi Rpm engine menentukan jumlah volume zat cair / fluida yang dialiran oleh pompa.

Hydraulic Pump ini berfungsi untuk mengubah energy gerak dari engine menjadi energy potensial didalam oli. Pompa berfungsi untuk menyediakan aliran. Pompa tidak menghasilkan tekanan. Tekanan timbul disebabkan  adanya hambatan-hambatan yang ditemui aliran di dalam system.

Secaras garis besar pompa ini terdiri dari dua jenis, yaitu Positif Displacement dan Non-Positif Displacement. Displacement pompa merupakam berapa volume oli yang dihasilkan oleh setiap perputaran pompa. Semakin besar nilainya maka semakin besar pompa tersebut.

Pompa Hydraulic diklafikasikan menjadi :

a. Non positive Dispalcement : Internal leakage besar, pada perubahan tekanan akan berpengaruh besar terhadap kapasitasnya. Contoh : Pompa sentripugal dan pompa propeller.

b. Positive Displacement : Internal leakage kecil ( untuk mendapat ini dibuat seal /presisi). Pada perubahan tekanan akan berpengaruh kecil terhadap kapasitasnya (dengan dibuat presisi akan melawan kebocoran pada saat tekanan naik. Contoh : Piston Pump, Vane Pump dan Gear Pump.

Beberapa Jenis dari Pompa positve Displacement yaitu :

  • Fixed dispalcement pump artinya : setiap putaran pompa ,menghasilkan volume oli yang sama dan tidak dapat berubah – rubah.
  • Variable displacement pump artinya volume yang dihasilkan setiap putaran pompa divariasikan.