Directional Control Valve (Hydraulic Control Valve Alat Berat)

Directional Control Valve

Jenis Katup Kontrol Multiple Directional

Directional Control Valve

dutasaranarental.com- Seperti yang kita ketahui bahwa Directional Control Valve ini berfungsi untuk mengontrol atau mengatur arah gerakan aktuator dengan merubah arah aliran oli atau memutuskan aliran oli. Directional Control Valve ini diklasifikasikan ke dalam tiga jenis, Diantaranya yaitu rangkaian paralel, seri dan tandem.

  • Rangkaian Paralel

Rangkaian paralel ini merupakan suatu rangkaian dimana port katup pengubah multiple tekanan yang dihubungkan secara paralel. Meskipun katup dapat dioperasikan secara simultan, namun aktuator tekanan beban yang lebih kecil yang akan pertama kali beroperasi karena oli mengalir ke dalam aktuator tekanan beban yang lebih kecil. Oleh karena itu, jika terjadi fluktuasi beban, maka aktuator yang tidak diharapkan bisa beroperasi. Yang kemudian tekanan oli dibangkitkan oleh beban berat dan dapat mengalir kembali dan mengoperasikan aktuator, dan perlu diberikan check valve beban untuk menghindari insiden ini.

  • Rangkaian tandem

Rangkaian tandem tidak dapat mengoperasikan aktuator multiple secara simultan. Ketika aktuator multiple dioperasikan secara simultan, karena oli yang mengalir mengoperasikan aktuator pada pompa ke arah upstream dan kembali ke tangki, maka aktuator pada pompa ke arah downstream tidak dapat beroperasi. Apabila perlu mengoperasikan secara simultan dengan menggunakan semua alat, maka torak pipa yang ke arah upstream akan dirubah sedikit ke posisi netral dari posisi naik dan turun untuk mengalirkan oli ke torak pipa yang mengarah kebawah dan pada saat yang sama torak pipa ke hilir akan dipasang pada posisi naik dan turun. Sehingga kemungkinan dua silinder bisa beroperasi secara simultan.

  • Rangkaian seri

Rangkaian seri adalah suatu rangkaian dimana oli pembalik dari actuator upstream mengalir ke dalam port aktuator downstream pompa dan terus mengoperasikan aktuator ini. Oleh karena itu, memungkinkan untuk mengoperasikan lebih dari dua aktuator yang terlepas dari beban yang terpakai. Namun demikian, rangkaian ini tidak beroperasi kecuali jika total tekanan operasi pada operasi simultan tidak berada dibawah tekanan katup relif utama yang telah ditentukan.