Aktuator Hydraulic

Sistem Aktuator Hydraulic pada Alat Berat

 

Aktuator hydraulic

dutasaranarental.com- Sebelumnya kita pernah bahas tentang sistem kerja hydraulic bahwa tenaga pada sistem hydraulic, pada awalnya dibangkitkan dari gerakan putar yang berasal dari engine dan dirubah menjadi tenaga fluida oleh pompa Fluida diarahkan melalui sistem tertentu menuju aktuator dimana akan dirubah kembali menjadi tenaga mekanis putaran melalui motor atau dirubah menjadi gerakan linear oleh silinder. Gaya dan gerakan lurus yang dihasilkan, digunakan untuk mengoperasikan implement seperti blade, bucket, ripper dan lain sebagainya. Berikut ini yang akan kita bahas yaitu aktuator sistem hydraulis.

Aktuator pneumatic adalah aktuator yang memanfaatkan udara bertekanan menjadi gerakan mekanik. Aktuator hydraulic merupakan aktuator yang memanfaatkan aliran flluida/oli bertekanan menjadi gerakan mekanik. Sama seperti halnya pada sistem Pneumatik, akuator hidrolik dapat berua silinder tapi inputannya hydraulic.  Aktuator  ini mengubah tenaga hidrolik menjadi tenaga mekanik (linear maupun putar) dan digunakan untuk menggerakkan beban.  Pada sistem pneumatic ini bertujuan untuk menggerakkan berbagai peralatan dengan menggunakan gas kompresible  sebagai media kerjanya. Udara menjadi satu media kerja sistem pneumatik yang paling banyak digunakan karena jumlahnya yang tidak terbatas dan harganya yang murah. Udara yang dikompresi oleh kompresor, didistribusikan menuju berbagai macam aktuator melewati sistem kontrol tertentu. Biasanya ada juga udara terkompresi tersebut dicampur dengan atomized oil untuk kebutuhan pelumasan pada sistem aktuator. Namun yang lebih umum adalah udara terkompresi yang kering, atau telah mengalami proses pengeringan melalui air dryer.

Aktuator ini merupakan istilah umum yang digunakan untuk komponen output sistem hidrolik. Aktuator ini sendiri terdiri dari dua jenis diantaranya yaitu :

  • Rotary aktuator : aktuator ini menghasilkan tenaga putaran atau gerakan berputar
  • Linear aktuator : linear aktuator ini menghasilkan tenaga gerak lurus.

Tenaga pada sistem hydraulic, pada awalnya dibangkitkan dari gerakan putar yang berasal dari engine dan dirubah menjadi tenaga fluida oleh pompa Fluida diarahkan melalui sistem tertentu menuju aktuator dimana akan dirubah kembali menjadi tenaga mekanis putaran melalui motor atau dirubah menjadi gerakan linear oleh silinder. Gaya dan gerakan lurus yang dihasilkan, digunakan untuk mengoperasikan implement seperti blade, bucket, ripper dan lain sebagainya.